BEM KMFIB-UH Periode 2025/2026 Resmi Dilantik di Panggung Sastra Unhas

FIB Unhas – Pelantikan pengurus baru Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (BEM KMFIB-UH) periode 2025/2026 digelar di Panggung Sastra, Rabu malam, 17 September 2025. Acara yang dimulai pukul 19.00 WITA ini menjadi momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan mahasiswa di lingkungan FIB Unhas.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan fakultas, yakni Dekan, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum., Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Ilham, S.S., M.Hum., dan Wakil Dekan III Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni, Dr. Wahyuddin, S.S., M.Hum., serta perwakilan organisasi mahasiswa selingkup FIB Unhas. Dekan FIB Unhas memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi jalannya acara.

Pelantikan ini melampaui seremoni pembentukan kepengurusan, tetapi juga penegasan bahwa tradisi organisasi mahasiswa FIB Unhas tetap diupayakan terjaga di tengah dinamika kehidupan akademik. “Setiap periode BEM membawa tantangan baru, dan kami percaya kepengurusan tahun ini akan melanjutkan semangat kolaborasi serta memberi warna dalam aktivitas kemahasiswaan FIB,” ujar ketua Maperwa FIB Unhas dengan nada optimis.

Ketua BEM KMFIB-UH terpilih, Nuril Annisa Septidinia, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan organisasi ini sebagai ruang tumbuh bersama bagi mahasiswa. Program yang akan digagas tidak hanya menyangkut kegiatan internal, tetapi juga melibatkan kerja sama dengan unit kegiatan mahasiswa lain, fakultas, hingga jejaring eksternal.

Panggung Sastra dipilih sebagai lokasi pelantikan untuk menegaskan identitas FIB Unhas yang lekat dengan tradisi literasi, seni, dan budaya. Suasana malam pelantikan pun menjadi ajang pertemuan antara generasi, mempertemukan mahasiswa baru dengan senior yang lebih dahulu aktif dalam organisasi. Dengan dimulainya periode 2025/2026, BEM KMFIB-UH diharapkan mampu mengartikulasikan aspirasi mahasiswa sekaligus menjadi mitra kritis fakultas dalam mengembangkan iklim akademik yang inklusif.(*)

Bagikan

Berita Lainnya

Scroll to Top