FIB Unhas — Departemen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Metodologi Penulisan Sejarah Perempuan” pada Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan pakar sejarah dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Mutiah Amini, M.Hum., sebagai pembicara utama.
Acara yang digelar di Arsjad Rasjid Lecture Theater lantai 8 ini dihadiri dengan antusiasme tinggi oleh para mahasiswa dan dosen. Tema ini diangkat sebagai salah satu upaya untuk memperkaya perspektif dalam historiografi (penulisan sejarah) Indonesia, yang dalam banyak kesempatan masih terfokus pada narasi besar yang didominasi laki-laki.
Dalam paparannya, Dr. Mutiah Amini membahas secara mendalam bagaimana metodologi penelitian sejarah dapat diterapkan untuk menempatkan perempuan sebagai subjek utama. Ia menyoroti pentingnya sensitivitas gender dalam membaca arsip dan sumber sejarah, serta bagaimana penelitian ini dapat menghasilkan pemahaman sejarah yang lebih utuh dan inklusif.
“Menulis sejarah perempuan bukan sekadar menambahkan tokoh-tokoh perempuan dalam buku sejarah, tetapi tentang bagaimana kita mengubah kacamata kita dalam memandang peristiwa. Kita menelisik pengalaman, peran, dan agensi mereka yang selama ini mungkin terabaikan,” papar Dr. Mutiah dalam presentasinya.
Sesi diskusi berlangsung interaktif, diwarnai berbagai pertanyaan kritis dari peserta yang menunjukkan minat besar terhadap kajian yang masih memiliki ruang eksplorasi luas ini.
Kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pengayaan keilmuan, khususnya bagi sivitas akademika Departemen Ilmu Sejarah Unhas. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen departemen dalam mendukung pengembangan kajian sejarah yang progresif dan beragam perspektif.


