FIB Unhas Terima Kunjungan Delegasi Vietnam National University, Bahas Peluang Kerja Sama Akademik

FIB Unhas – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Vietnam National University (VNU) pada Selasa, 5 Agustus 2025. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh antusiasme di Ruang Rapat Senat FIB Unhas, pukul 13.00 hingga 14.00 WITA.

Delegasi VNU dipimpin langsung oleh Assoc. Prof. Dr. Luu Van Quyeet, Vice President VNU, yang hadir bersama lima orang anggota delegasi lainnya. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan jejaring internasional dan penjajakan kerja sama lintas bidang antara dua institusi pendidikan tinggi terkemuka di Asia Tenggara.

Rombongan VNU disambut langsung oleh Dekan FIB Unhas, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum., didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni, Dr. Wahyuddin, S.S., M.Hum., serta Ketua Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi, Dr. Karmila Mokoginta, S.S., M.Hum., M.Arts., yang juga terlibat aktif dalam dialog.

Dalam suasana yang bersahabat dan profesional, kedua pihak membahas potensi kerja sama di berbagai bidang, termasuk bahasa, sastra, sejarah, arkeologi, dan kebudayaan. Pertemuan ini membuka ruang bagi kolaborasi akademik yang mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, serta pengembangan kurikulum yang berorientasi regional.

Prof. Akhmar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan VNU dan menekankan pentingnya membangun relasi yang saling menguatkan antarperguruan tinggi di kawasan Asia.

“Kami menyambut baik kunjungan ini, terutama karena FIB Unhas memiliki kekuatan di bidang kajian budaya, bahasa, dan sejarah yang bisa saling melengkapi dengan VNU,” ujar Prof. Akhmar. Ia menambahkan bahwa kerja sama lintas negara adalah bagian dari strategi internasionalisasi Unhas yang terus didorong.

Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Luu Van Quyeet menyampaikan ketertarikan VNU untuk menjalin kemitraan strategis dengan FIB Unhas. Ia melihat adanya banyak titik temu antara kedua institusi, terutama dalam pengembangan riset kebudayaan Asia Tenggara dan pembelajaran lintas bahasa.

“Kami melihat potensi yang besar untuk menjalin kolaborasi dengan FIB Unhas, baik dalam bentuk pertukaran akademik, proyek riset bersama, maupun kegiatan budaya yang bisa mempererat hubungan antarbangsa,” ungkapnya.

Pertemuan ini juga menjadi ajang saling memperkenalkan keunggulan masing-masing institusi. FIB Unhas menampilkan pencapaian di bidang riset budaya lokal, pengajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA), dan penguatan jejaring alumni. Di sisi lain, VNU menyampaikan fokus pengembangan mereka dalam bidang ilmu sosial dan humaniora yang berwawasan internasional.

Kunjungan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan akademik antara FIB Unhas dan VNU. Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini agar dapat berlanjut hingga penyusunan nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar kerja sama formal ke depan. Melalui kunjungan ini, FIB Unhas menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring global dan menjadi rumah kolaboratif bagi pengembangan ilmu-ilmu budaya di kawasan Asia dan dunia. (*)

Bagikan

Berita Lainnya

Scroll to Top