FIB Unhas dan Yayasan Arsari Djojohadikusumo Bahas Masa Depan Penerima Beasiswa dan Pelestarian Budaya

FIB Unhas — Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin menerima kunjungan Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) dalam agenda evaluasi perkembangan akademik mahasiswa penerima beasiswa pada Kamis (30/4/2026) di Ruang Rapat Senat FIB Unhas. Pertemuan ini tidak hanya membahas capaian akademik mahasiswa, tetapi juga menyoroti peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan kesusastraan dan kebudayaan Indonesia.

Kegiatan dipimpin oleh Dekan FIB Unhas dan dihadiri perwakilan YAD, pimpinan departemen, pengelola beasiswa, serta mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai program studi. Dalam sambutannya, Dekan FIB Unhas menyampaikan apresiasi atas dukungan YAD terhadap mahasiswa FIB yang dinilai berkontribusi besar dalam mendukung akses pendidikan dan pengembangan potensi akademik mahasiswa.

Perwakilan YAD menekankan bahwa beasiswa tidak sekadar bantuan finansial, melainkan juga bentuk investasi sosial dan kebudayaan. “Kami berharap para penerima beasiswa tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga ikut memikirkan masa depan kesusastraan dan kebudayaan Indonesia,” ujar Bendahara YAD dalam sesi evaluasi.

Diskusi berlangsung hangat ketika mahasiswa penerima beasiswa menceritakan latar belakang keluarga dan dampak signifikan bantuan pendidikan yang mereka terima. Beberapa pimpinan departemen turut menyampaikan perkembangan akademik mahasiswa penerima beasiswa di masing-masing program studi.

Ketua Program Studi Magister Arkeologi, misalnya, mengungkapkan bahwa mahasiswa penerima beasiswa menunjukkan performa akademik yang baik dan aktif membantu mahasiswa lain dalam proses pembelajaran. Sementara itu, Ketua Departemen Sastra Indonesia melaporkan salah satu mahasiswa penerima beasiswa tengah menjalani program magang di media Herald.id dan memperoleh apresiasi atas kemampuan kebahasaan serta etos kerjanya.

Di sisi lain, pertemuan juga membahas tantangan administratif terkait pencairan dana beasiswa. FIB Unhas dan pihak YAD sepakat bahwa koordinasi dan komunikasi perlu terus diperkuat agar proses penyaluran dana dapat berjalan lebih efektif tanpa menghambat kebutuhan akademik mahasiswa.

Menutup kegiatan, Dekan FIB Unhas berharap kuota penerima beasiswa YAD di lingkungan fakultas dapat terus meningkat pada masa mendatang. Menurutnya, dukungan terhadap mahasiswa di bidang humaniora dan kebudayaan memiliki arti penting dalam menjaga keberlanjutan pengetahuan dan identitas budaya bangsa.

Bagikan

Berita Lainnya

Scroll to Top