Regenerasi Kepemimpinan di FIB Unhas: Empat Departemen Sambut Ketua dan Sekretaris Baru

FIB Unhas – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Senat Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin pada Rabu pagi, 24 September 2025. Momen tersebut menjadi saksi bisu regenerasi kepemimpinan di empat departemen rumpun sastra, yakni Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Daerah, dan Sastra Prancis, melalui prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Departemen periode baru.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WITA ini menandai estafet kepemimpinan dari para pejabat lama kepada para penerusnya. Tongkat kepemimpinan Departemen Sastra Indonesia beralih dari Prof. Dr. Munira Hasjim, M.Hum. kepada Dr. Muslimat, M.Hum. Di Departemen Sastra Inggris, Prof. dra. Nasmilah, M.Hum., Ph.D. menyerahkan amanahnya kepada Dr. Sitti Sahraeny, M.Hum. Sementara itu, Departemen Sastra Daerah kini dipimpin oleh Prof. Dr. Muhlis Hadrawi, M.Hum., menggantikan Prof. Dr. Gusnawaty, M.Hum., dan kepemimpinan Departemen Sastra Prancis beralih dari Dr. Prasuri Kuswarini, M.A. kepada Dr. Andi Faisal, M.A.

Dalam sambutannya, Dekan FIB Unhas menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para pejabat lama. Kepada para ketua departemen yang baru, ia menekankan bahwa jabatan adalah tugas tambahan, sedangkan tugas utama seorang dosen adalah mengajar dan membimbing.

“Jabatan ini amanah. Namun, jangan lupakan esensi kita sebagai pendidik. Saya setiap pagi sejak pukul 07.30 selalu memonitor perkuliahan, memastikan proses belajar-mengajar berjalan lancar karena ini adalah pesan langsung dari Bapak Rektor,” ujar Dekan.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi beberapa agenda strategis, termasuk percepatan akreditasi untuk Departemen Sastra Daerah dan Sastra Prancis, serta sinkronisasi program kerja dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT). Para ketua departemen baru juga diundang untuk mempersiapkan diri jelang Rapat Kerja pada pertengahan Oktober mendatang guna mematangkan Rencana Strategis (Renstra) dan roadmap penelitian.

Salah satu pejabat baru yang ditemui usai acara menuturkan optimismenya. “Ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi sebuah estafet untuk melanjutkan fondasi yang sudah kuat. Insyaallah, kami akan bekerja kolektif untuk melahirkan inovasi yang relevan dengan tantangan zaman,” ujarnya ringan. Agenda ditutup dengan harapan besar agar kepemimpinan baru dapat membawa angin segar bagi kemajuan sivitas akademika FIB Unhas.

Bagikan

Berita Lainnya

Scroll to Top